Gowa  

Sulsel Peringati Hekrafnas 2026, 1.500 Peserta Padati Nusantara Creativewalk di Balla Lompoa Gowa

AKSESPUBLIK.ID, GOWA — Peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 tingkat Sulawesi Selatan berlangsung meriah melalui gelaran Nusantara Creativewalk yang dipusatkan di kawasan bersejarah Museum Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.30 hingga 10.00 WITA ini sukses menyedot perhatian sekitar 1.500 peserta. Massa yang hadir terdiri dari kalangan pelajar, masyarakat umum, hingga para pelaku ekonomi kreatif yang bernaung di bawah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs).

Sulawesi Selatan terpilih menjadi satu dari tujuh wilayah di Indonesia yang menggelar Hekrafnas secara serentak, mewakili tujuh pulau besar tanah air bersama Sumatra Utara, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Rangkaian acara diawali dengan funwalk yang melibatkan masyarakat dan pelaku ekraf, dilanjutkan atraksi kreasi budaya, bazaar expo UMKM lokal, hingga pertunjukan panggung hiburan yang menampilkan berbagai talenta seni dan musik daerah.

Ketua Panitia Hekrafnas 2026 Sulawesi Selatan, Rijal Djamal, menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadirkan sebagai bentuk apresiasi nyata atas dedikasi para pelaku ekonomi kreatif yang terus menggerakkan roda ekonomi daerah.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan antusiasme peserta luar biasa. Hekrafnas ini kami harapkan jadi pengingat bahwa pelaku ekonomi kreatif punya peran besar, dan mereka layak dihargai,” ujar Rijal Djamal.

Dukungan senada diungkapkan Ketua DPW Gekrafs Sulsel, Andi Rahmat Manggabarani. Ia berharap momentum ini mampu memicu kolaborasi yang lebih kuat antar pelaku industri kreatif di Sulawesi Selatan ke depan.

“Kami senang melihat pelaku ekraf Sulsel bisa berkumpul dan berkarya di satu ruang yang sama. Semoga ini jadi awal kolaborasi yang lebih besar ke depan,” kata Andi Rahmat.

Acara yang turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa ini diharapkan panitia dapat terus berlanjut menjadi agenda tahunan guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan secara berkelanjutan.(*)