AKSESPUBLIK.ID, TAKALAR — Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar upacara khidmat dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (13/7/2026).
Mengusung tema besar “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,” bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Takalar, unsur Forkopimda, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, pengurus serta karyawan koperasi se-Kabupaten Takalar, hingga jajaran ASN di lingkup Pemkab Takalar.
Dalam amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono S.E., Ak., M.Si., yang dibacakan oleh Wabup Hengky Yasin, ditegaskan bahwa peringatan tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi tonggak penting untuk mengukuhkan kembali posisi koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
“Di tengah berbagai tantangan global dan domestik, koperasi harus semakin berdaya untuk memperkuat ekonomi rakyat. Kita wajib mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkeadilan,” ujar H. Hengky saat membacakan amanat tersebut.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemikiran Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, tetap sangat relevan hingga hari ini. Koperasi sejatinya adalah wadah usaha bersama yang berasaskan kekeluargaan dan tolong-menolong, sekaligus wujud nyata dari demokrasi ekonomi demi kesejahteraan seluruh anggota.
Menyampaikan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, instrumen strategis koperasi kini diarahkan pada penguatan basis wilayah melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Secara nasional, saat ini telah terbentuk lebih dari 80.000 unit KDKMP, dengan 1.061 unit di antaranya sudah mulai beroperasi aktif.
Kehadiran KDKMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, mempermudah pemasaran produk lokal, serta menghadirkan layanan ekonomi yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput.
Selain itu, pemerintah memberikan apresiasi tinggi terhadap tren positif tumbuhnya koperasi yang digerakkan oleh generasi muda. Mulai dari sektor ekonomi kreatif, gerakan petani milenial, hingga koperasi rintisan berbasis teknologi (startup). Melalui pembinaan yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan mampu melahirkan koperasi yang modern, profesional, dan berdaya saing global.
Wabup Hengky menutup amanat dengan mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder untuk memperkuat tata kelola koperasi yang sehat, transparan, inovatif, dan akuntabel.
“Kekuatan utama koperasi terletak pada kepercayaan, partisipasi aktif anggota, serta semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja nyata, pada puncak acara Bupati Takalar didampingi Wakil Bupati, unsur Forkopimda, dan Sekda menyerahkan penghargaan kepada sejumlah koperasi berprestasi di Kabupaten Takalar.
Berikut adalah daftar koperasi yang berhasil meraih penghargaan:
- KUD Bulukunyi (Ketua Drs. H. Muh. Dahlan Tompo) – KUD Paling Aktif Beroperasi
- KPRI Handayani (Ketua Drs. Syamsuddin Ella) – Koperasi Tercepat Melaksanakan Rapat Anggota Tahunan
- Koperasi Petani Tebu Cinta Manis (Ketua H. Muh. Jabir Bonto) – Koperasi Terbaik Bermitra dengan Petani
Peringatan Hari Koperasi ke-79 ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan koperasi sebagai pilar utama ekonomi daerah, yang secara nyata mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Takalar melalui semangat kebersamaan dan kemandirian. (*)












