Genap 59 Tahun, Ini Deretan Inovasi dan Prestasi Bupati Takalar Daeng Manye

AKSESPUBLIK.ID, TAKALAR — Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, genap berusia 59 tahun pada Minggu (12/7/2026). Momen pertambahan usia ini menjadi titik refleksi atas perjalanan panjang pengabdian sang bupati mulai dari rekam jejak profesional di dunia korporasi hingga kini memimpin Kabupaten Takalar lewat berbagai inovasi daerah.

Lahir di Ujungpandang pada 12 Juli 1967, Daeng Manye memiliki latar belakang kuat di lingkungan Telkom Group. Jabatan terakhirnya di dunia profesional adalah Presiden Direktur PT Graha Sarana Duta (Telkom Property). Pengalaman puluhan tahun mengelola sektor strategis tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang disiplin, visioner, dan berorientasi pada hasil (result-oriented).

Pengalaman tersebut kini ia dedikasikan untuk tanah kelahirannya. Bersama Wakil Bupati Dr. H. Hengky Yasin, Daeng Manye resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 untuk memimpin Takalar periode 2025–2030.

Sejak awal masa jabatannya, Daeng Manye mengusung budaya kerja baru melalui tagline “Takalar Cepat” (Cepat Berpikir, Cepat Bertindak, Cepat Hasilnya).

Fokus utamanya menyasar pada pelayanan publik yang efektif, efisien, dan transparan melalui transformasi digital. Salah satu gebrakan terbesarnya adalah meluncurkan Takalar ONE CLICK, sebuah platform pelayanan publik terintegrasi yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintahan cukup dari genggaman.

Dalam kurun waktu kepemimpinannya, Pemkab Takalar berhasil mencatatkan sejumlah prestasi nyata:

  • Pengendalian Inflasi: Berhasil menjaga stabilitas harga bahan pokok melalui sinergi TPID, Bulog, dan Bank Indonesia. Atas capaian ini, Takalar meraih penghargaan sebagai daerah berkinerja terbaik di Sulsel serta mengantongi insentif fiskal sebesar Rp1 miliar dari pemerintah pusat.
  • Sektor Pendidikan: Meraih nilai Standar Pelayanan Minimal (SPM) tertinggi dan menjadi salah satu daerah dengan kinerja pendidikan terbaik di Sulawesi Selatan.
  • Sektor Kesehatan: Memperluas cakupan Universal Health Coverage (UHC) serta meluncurkan inovasi program Assamaturu Bebas TBC.
  • Pengembangan Ekonomi Daerah: Mendorong sektor pertanian, perikanan, UMKM, hingga percepatan penataan 7 destinasi wisata unggulan untuk membuka lapangan kerja.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Dody Riyan Saputra, menilai kepemimpinan Daeng Manye memberikan dampak nyata bagi tata kelola pemerintahan dan masyarakat.

“Takalar ONE CLICK menjadi salah satu lompatan besar dalam transformasi pelayanan publik. Keberhasilan menekan inflasi hingga mendapat insentif fiskal juga membuktikan bahwa kebijakan yang diambil Bapak Bupati benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Dody, Minggu (12/7/2026).

Dody menambahkan, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja kolaboratif seluruh perangkat daerah di bawah arahan Bupati Daeng Manye dan Wabup Hengky Yasin.

Memasuki usia ke-59 tahun, momentum hari lahir ini mempertegas komitmen Daeng Manye untuk terus membawa Kabupaten Takalar menjadi daerah yang maju, modern, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *