AKSESPUBLIK.ID, MAKASSAR — Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Makassar memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap langkah AAS Padel Team yang resmi meluncurkan skuad untuk bertanding di ajang Liga Padel Indonesia 2026.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PBPI Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, dalam acara peluncuran tim dan jersey AAS Padel Team 2026 yang digelar di eks Hotel Pantai Gapura Makassar, Minggu (4/10/2026) malam.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri CEO AAS Padel Team Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, Pj Sekda Sulsel Andi Winarno Eka Putra, Ketua KONI Sulsel Darmawangsyah Muin, Ketua Umum PBPI Sulsel Fadli Ananda, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Makassar Syamsul Bahri.
Odhika menilai AAS Padel Team telah membuktikan komitmennya sebagai klub profesional. Kehadiran mereka di kompetisi ini dinilai sangat berharga karena menjadi satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Selatan.
“Ini liga padel pertama di Indonesia yang resmi diadakan oleh pusat. Tentu AAS Padel Team wajib kita dukung penuh, apalagi homebase-nya ada di Makassar,” kata Odhika.

Anggota DPRD Kota Makassar ini juga mengapresiasi komposisi materi pemain AAS Padel Team yang mendominasi pilar-pilar lokal. Langkah tersebut dinilai membuka ruang pembinaan dan memberi panggung bagi atlet daerah untuk unjuk gigi di level nasional.
“Mereka membangun tim bukan sekadar mengincar prestasi, tetapi juga merangkul dan memberdayakan atlet-atlet lokal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Odhika menyebut momentum peluncuran ini menjadi pemicu bagi PBPI Makassar untuk terus menjaga dan memperkuat ekosistem olahraga padel di wilayahnya.
Sebagai langkah nyata, PBPI Makassar telah menyiapkan sejumlah program strategis jangka pendek maupun jangka panjang yang siap direalisasikan pada 2027 mendatang. Fokus utamanya mencakup pembinaan atlet agar mampu bersaing di turnamen tingkat nasional hingga internasional.
“Ke depan event padel makin padat, baik nasional maupun internasional. Tugas kami di federasi adalah memastikan ekosistem olahraga ini di Kota Makassar tetap tumbuh stabil dan berkelanjutan,” tutupnya.(*)












