Pelindo Regional 4 Makassar Sosialisasikan Pilah Sampah kepada Stakeholder di Lingkungan Pelabuhan

AKSESPUBLIK.ID, MAKASSAR — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan pelabuhan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan. Langkah ini diwujudkan melalui Sosialisasi Pemilahan Sampah kepada para stakeholder yang digelar di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar, Rabu (19/8/2026).

Mengusung tema “Membangun Budaya Peduli Lingkungan Melalui Pemilahan Sampah di Pelabuhan Makassar”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kepedulian seluruh pihak terhadap pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah di kawasan pelabuhan.

General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menegaskan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen. Menurutnya, tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak.

“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun pemahaman dan kepedulian bersama bahwa pemilahan sampah merupakan langkah penting yang perlu dilakukan secara konsisten oleh seluruh stakeholder di lingkungan pelabuhan,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, kolaborasi antar stakeholder menjadi kunci utama untuk menciptakan lingkungan pelabuhan yang berkelanjutan. Kesamaan pandangan dan komitmen diharapkan mampu mendorong penerapan pemilahan sampah secara konsisten di lapangan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi tindak lanjut atas arahan pengelolaan dan pemilahan sampah di kawasan Terminal Soekarno dan Terminal Hatta Pelabuhan Makassar.

Acara ini dihadiri oleh jajaran stakeholder internal dan eksternal. Dari pihak internal, hadir perwakilan dari berbagai entitas di lingkungan Pelindo. Sementara dari eksternal, turut hadir perwakilan Pemerintah Kota Makassar, instansi terkait, aparat keamanan, operator pelayaran, serta tenant/perusahaan yang beroperasi di kawasan pelabuhan.

Dalam pilar edukasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menyampaikan materi teknis mengenai manajemen pengelolaan sampah. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik dan simulasi pemilahan sampah berdasarkan jenisnya yang dipandu oleh Yayasan Butta Porea.

Melalui simulasi tersebut, para peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenai tata cara pemilahan sampah organik, anorganik, dan B3. Sesi tanya jawab interaktif juga dibuka untuk mendiskusikan berbagai tantangan pengelolaan sampah di unit kerja masing-masing.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun sinergi, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah oleh seluruh perwakilan entitas dan instansi yang hadir.

Pelindo Regional 4 Makassar berharap budaya memilah sampah dapat mengakar kuat di lingkungan Pelabuhan Makassar guna mendukung tata kelola kawasan yang lebih bertanggung jawab.

“Kolaborasi menjadi kunci. Ketika seluruh stakeholder memiliki komitmen yang sama, upaya menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan Pelabuhan Makassar akan memberikan hasil yang lebih optimal,” tutup Iwan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *