Dorong Ekonomi Sirkular dan Makassar Bebas Sampah 2029, PLN Peduli & Rappo Indonesia Perkuat Bank Sampah Makkio Baji

Oplus_16908288

AKSESPUBLIK.ID, MAKASSAR — PT PLN (Persero) PUSMANPRO UPMK V berkolaborasi dengan Yayasan Dampak Rappo Indonesia menghadirkan Program PLN Peduli Bank Sampah Makkio Baji.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini hadir sebagai langkah konkret memperkuat pengelolaan sampah dari sumber serta mendorong praktik ekonomi sirkular masyarakat di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu (19/8/2026).

Melalui rangkaian edukasi dan pendampingan sejak akhir Juli hingga Agustus 2026, sebanyak 10 peserta yang didominasi kaum perempuan dibekali keterampilan pengelolaan sampah organik dan anorganik berbasis prinsip green sustainability. Hasilnya, BSU Makkio Baji (RW 03, Kelurahan Bangkala) berhasil mengumpulkan dan mengelola sekitar 1 ton sampah melalui pengomposan serta pengolahan sampah plastik.

Tak hanya pendampingan, PT PLN (Persero) PUSMANPRO UPMK V juga memberikan bantuan sarana berupa 1 unit mesin cacah plastik berkapasitas 10.000 Watt. Kehadiran mesin ini diproyeksikan mampu mendongkrak nilai jual sampah plastik menjadi cacahan yang siap dipasarkan ke industri daur ulang (recycler).

Manajer PT PLN (Persero) PUSMANPRO UPMK V, Ridwan Harjono, menegaskan bahwa sinergi ini bertujuan untuk menekan volume sampah yang terbuang langsung ke TPA.

“Program PLN Peduli bekerja sama dengan Yayasan Dampak Rappo Indonesia menghadirkan solusi melalui bantuan sarana dan prasarana Bank Sampah Makkio Baji, guna tercapai peningkatan pengelolaan sampah dari hulu guna menghindari pembuangan sampah langsung ke TPA,” jelas Ridwan.

 

Sebelumnya, BSU Makkio Baji menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari belum adanya gudang permanen, minimnya mesin pengolah, hingga sistem pemilahan yang belum terstandarisasi. Hadirnya program ini menjadi titik balik transformasi kelembagaan BSU.

Pembina Yayasan Dampak Rappo Indonesia sekaligus Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Akmal Idrus, mengapresiasi komitmen PLN PUSMANPRO UPMK V dalam mendukung gerakan Makassar Bebas Sampah 2029.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasinya bersama Rappo. Kami berharap kolaborasi ini menjadi pemantik kerja sama yang lebih luas, sekaligus memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Akmal.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Bank Sampah Makkio Baji, Desi Saraswati, mengungkapkan rasa syukurnya atas pendampingan dan bantuan alat yang diterima.

“Kami sangat terbantu karena mendapatkan pengetahuan baru dalam memilah dan mengelola sampah. Bantuan sarana mesin cacah sangat membantu kami mengolah sampah plastik agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Kami berharap pendampingan ini terus berlanjut agar BSU Makkio Baji semakin mandiri,” ungkap Desi.

Melalui kolaborasi multipihak ini, PLN Peduli dan Rappo Indonesia optimistis dapat melahirkan model pengolahan sampah berbasis masyarakat yang terstruktur, mandiri, dan memberikan dampak nyata secara sosial, lingkungan, maupun ekonomi.(“)

Tinggalkan Balasan