PPK ORMAWA PBSI FBS UNM Gelar Seminar Program Kerja di Desa Romang Lasa, Usung Semangat *Assamaturu Baca*

AKSESPUBLIK.ID, GOWA — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK ORMAWA) HIMAPRODI Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (FBS UNM) resmi memulai langkah pengabdiannya di Desa Romang Lasa, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.

Awal pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal ini ditandai dengan digelarnya Seminar Pengenalan Program Kerja di Aula Kantor Desa Romang Lasa pada Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang dirancang untuk mengedepankan kolaborasi di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Romang Lasa, perangkat desa, pengurus TP PKK, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat.

Kepala Desa Romang Lasa, Muhardi, menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya tim mahasiswa UNM di wilayahnya. Ia berharap program kerja yang dihadirkan mampu memberikan dampak positif dan nyata bagi warga.

“Kami berharap program yang dibawa oleh Tim PPK ORMAWA dapat membawa pembaruan bagi Desa Romang Lasa. Terlebih penting adalah terjalinnya kolaborasi yang baik bersama masyarakat, khususnya pemuda dan Karang Taruna, agar seluruh program berjalan optimal dan dijaga keberlanjutannya secara bersama-sama,” ujar Muhardi.

Sementara itu, Ketua ORMAWA HIMAPRODI PBSI FBS UNM, Muhammad Faried, menegaskan bahwa keberhasilan pengabdian ini bertumpu pada sinergi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Semangat Assamaturu Baca menjadi dasar kami dalam menjalankan pengabdian ini. Kami berharap seluruh program yang telah dirancang dapat menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan dan mampu memberikan perubahan positif bagi Desa Romang Lasa,” ungkap Faried.

Dalam pemaparannya, Tim PPK ORMAWA menyampaikan sejumlah rencana aksi yang disusun berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan dan potensi desa:

  • Bidang Pendidikan: Menghadirkan lima titik Pojok Literasi Utama yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas dan peningkatan literasi warga.
  • Bidang Ekonomi: Memaksimalkan potensi lokal melalui pendampingan pengolahan batu bata serta hilirisasi singkong menjadi produk bernilai tambah, seperti tape singkong dan bolu tape.
  • Bidang Sosial: Menggulirkan program edukasi dan pendampingan masyarakat yang terintegrasi dengan pemanfaatan media digital.

Melalui sinergi antar-lembaga dan masyarakat ini, PPK ORMAWA PBSI FBS UNM optimistis program pemberdayaan yang digulirkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan Desa Romang Lasa.(*)

Tinggalkan Balasan