AKSESPUBLIK.ID, MAKASSAR — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus berbenah dalam meningkatkan standar pengelolaan logistik pelayanan Keluarga Berencana (KB). Terbaru, jajaran DPPKB Kota Makassar menggelar kunjungan kerja sekaligus studi pembelajaran guna memantapkan persiapan sertifikasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) pada Gudang Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon).
Kegiatan studi pembelajaran ini difokuskan untuk mendalami tata kelola gudang modern secara langsung, mulai dari penerapan sistem penyimpanan sesuai suhu dan standar keamanan, manajemen pencatatan logistik berbasis data, hingga pemenuhan seluruh parameter regulasi yang dipersyaratkan dalam proses sertifikasi CDOB.
Melalui langkah proaktif ini, Kepala DPPKB Kota Makassar berkomitmen memastikan seluruh rantai distribusi dan penyimpanan Alokon di wilayahnya senantiasa aman, terjaga mutunya, serta terdistribusi secara akuntabel dan berkelanjutan ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
“Kunjungan kerja dan studi pembelajaran ini merupakan langkah konkret kami dalam menghadirkan tata kelola logistik yang transparan, akuntabel, dan berstandar nasional. Sertifikasi CDOB menjadi target penting agar ketersediaan alat dan obat kontrasepsi di Kota Makassar tidak hanya terpenuhi secara kuantitas, tetapi juga terjamin keamanan dan mutunya dari gudang hingga sampai ke tangan masyarakat.” ujarnya.
“Semangat untuk terus belajar dan berbenah ini merupakan bagian dari komitmen DPPKB Makassar dalam memperkuat pelayanan KB yang berkualitas. Dengan manajemen gudang yang andal dan memenuhi standar CDOB, kita optimistis pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kota Makassar dapat berjalan semakin optimal.” tambahnya.
Langkah penguatan sarana logistik ini diharapkan mampu makin menunjang efektivitas pelayanan KB di tingkat lapangan serta mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas di Kota Makassar.(*)












