
AKSESPUBLIK.ID, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Rezeki Nur, S.Kep., NS., M.Kep., menggandeng Dinas Kesehatan Kota Makassar menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan XII di Karebosi Premier Hotel, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan yang dihadiri warga Kota Makassar ini menjadi wadah edukasi serta dialog interaktif mengenai pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan pentingnya menjaga kesehatan mental.
Dalam pemaparannya, Rezeki Nur menekankan bahwa pengawasan pemerintah daerah tak sekadar berfokus pada administrasi, melainkan harus menyentuh pelayanan dan kebutuhan dasar warga.
“Kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapat perhatian bersama. Melalui kegiatan pengawasan ini, kami ingin memastikan program pemerintah di bidang kesehatan betul-betul tersampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Rezeki Nur.
Ia menambahkan, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada partisipasi aktif warga. Kebiasaan hidup sehat, menurutnya, harus dimulai dari lingkup terkecil.
“Pemerintah punya kebijakan, tapi keberhasilannya butuh partisipasi masyarakat. Pola hidup sehat harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, lalu menjadi kebiasaan di lingkungan tempat tinggal,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar (atau Narasumber), DR. Nursaidah Sirajuddin, memaparkan pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Ia mengajak masyarakat membiasakan pola hidup bersih dan membuang perilaku berisiko.
“GERMAS mengajak kita menjadikan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup. Langkah sederhananya mulai dari rutin beraktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, cek kesehatan berkala, tidak merokok, menjaga kebersihan lingkungan, hingga penggunaan jamban sehat,” terang Nursaidah.
Sementara itu, pakar kesehatan mental, DR. Akhmad Edwin Indra Pratama, SP, BS, mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan jiwa dan emosi. Menurutnya, kesehatan mental sama krusialnya dengan kesehatan fisik.
“Kesehatan mental mencakup kemampuan seseorang mengelola emosi, menghadapi tekanan, dan menemukan makna hidup. Membangun mental yang sehat butuh dukungan lingkungan keluarga dan sosial yang kondusif,” jelas Akhmad Edwin.
Jalannya sosialisasi yang dimoderatori oleh Ratno Nur Suryadi, S.Pd., M.Pd., berlangsung interaktif. Sejumlah peserta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk berkonsultasi mengenai strategi konsistensi GERMAS di rumah tangga serta tips mengelola stres harian.
Melalui forum ini, para peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Makassar.(*)












