AKSESPUBLIK.ID, PANGKEP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (UNHAS) menyerahkan Peta Administrasi Wilayah Desa dan Dokumen Gambar Kerja Desain Gapura kepada Pemerintah Desa Patallassang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Rabu (12/8/2026).
Penyerahan dokumen penting tersebut dilakukan langsung oleh Andi Alif Andhika Fikri, mahasiswa Program Studi Arsitektur UNHAS, kepada Kepala Desa Patallassang, serta disaksikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Patallassang, Aiptu Ilyas HS.
Program kerja individu ini hadir untuk menjawab tantangan tata ruang lokal, di mana Desa Patallassang sebelumnya belum memiliki peta batas administrasi berskala presisi. Selain itu, desa ini juga belum memiliki penanda batas (landmark) berupa gapura khusus yang adaptif terhadap karakteristik wilayah agraris.
”Dalam proses perancangannya, kami memproses data citra satelit dan observasi lapangan berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk peta administrasi. Sedangkan untuk gapura, kami menyusun pemodelan 3D dan technical drafting yang menghasilkan dua opsi rancangan,” ujar Alif.
Uniknya, salah satu rancangan Gapura Batas Desa mengusung konsep bipartite (tanpa balok atas). Desain ini sengaja dipilih agar kendaraan dan alat berat pertanian milik warga dapat melintas tanpa terhalang. Selain gapura batas desa, Alif juga menyusun dokumen desain untuk Gapura Kantor Desa.
Melalui penyerahan ini, Pemerintah Desa Patallassang kini memiliki basis data geospasial resmi untuk penataan titik fasilitas umum dan batas wilayah. Sementara itu, dokumen gambar kerja gapura dapat langsung digunakan sebagai acuan teknis (Detailed Engineering Design/DED) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).
Penyerahan peta dan gambar kerja teknis ini menjadi puncak rangkaian pengabdian Alif di Desa Patallassang, sekaligus wujud nyata penerapan ilmu arsitektur perguruan tinggi dalam menyelesaikan permasalahan konkret di tengah masyarakat.(*)












