Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan RUU APBN 2027: “APBN Adalah Alat Perjuangan”

AKSESPUBLIK.ID, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya.

Acara tersebut berlangsung pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).

Setibanya di kompleks parlemen, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Rangkaian rapat paripurna kemudian diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pidato pembukaan oleh Ketua DPR RI.

Dalam pidato pembukaannya, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan bahwa pembukaan masa sidang ini menjadi penanda dimulainya tahun ketiga masa bakti DPR RI periode 2024–2029. Puan menekankan bahwa harapan masyarakat terhadap dampak nyata kebijakan pemerintah makin besar.

“Memasuki tahun ketiga, harapan rakyat akan makin besar untuk dapat menikmati hasil pembangunan dan berbagai kebijakan yang makin nyata dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Puan Maharani.

Puan mengimbuhkan bahwa masa persidangan ini merupakan momentum krusial bagi parlemen untuk memperkuat kinerja serta memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi dalam pembentukan kebijakan publik.

Mengawali prapidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas sinergi, pengawasan, serta dukungan yang konsisten dalam proses penyusunan hingga pelaksanaan APBN.

Presiden menegaskan kembali filosofi mendasar dari APBN yang tidak boleh dipandang sekadar sebagai lembar dokumen teknis keuangan negara, melainkan instrumen vital dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

“APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara. APBN adalah alat perjuangan kita. APBN adalah instrumen untuk melindungi rakyat, alat untuk memperkuat bangsa, dan alat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik,” tegas Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan kembali tanggung jawab bersama dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan bangsa. Menurutnya, negara harus mampu hadir secara konkret dan memberikan peningkatan kualitas hidup secara merata bagi seluruh rakyat Indonesia.(*)

Tinggalkan Balasan