AKSESPUBLIK.ID, MAKASSAR — Memperingati hari jadi yang ke-6, Rappo Indonesia menggelar aksi nyata bertajuk “Beyond The Waste” di kawasan pesisir Untia, Kota Makassar, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Rappo Indonesia dalam mendorong kolaborasi lintas komunitas guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengubah cara pandang masyarakat terhadap persoalan sampah.
Rangkaian kegiatan aksi hijau ini meliputi penanaman 500 bibit pohon mangrove serta aksi bersih-bersih pesisir pantai (clean up) yang sukses menggalang keterlibatan 115 relawan dari berbagai penjuru Kota Makassar.
Uniknya, dalam aksi kali ini Rappo Indonesia juga menggandeng komunitas Indonesia’s Sketcher Makassar. Komunitas ini turut berkontribusi mendokumentasikan seluruh dinamika aktivitas relawan di lapangan melalui goresan karya sketsa secara langsung di lokasi.
Founder & CEO Rappo Indonesia, Akmal Idrus, menjelaskan bahwa pemilihan tema “Beyond The Waste” membawa semangat baru untuk melihat sampah dari sudut pandang yang berbeda. Sampah tidak lagi dipandang sekadar sebagai masalah, melainkan sebuah peluang.

“Saya berharap kegiatan seperti ini menjadi trigger agar anak muda di Kota Makassar terinspirasi dan terus melakukan aksi positif yang lebih baik untuk lingkungan dan masyarakat,” ujar Akmal Idrus.
Aksi lingkungan ini tidak berjalan sendiri, melainkan mendapat dukungan penuh dan dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar. Selain itu, elemen pemerintah setempat mulai dari pihak kelurahan, kecamatan, hingga masyarakat lokal Untia turut turun ke lapangan mengawal penanaman mangrove dan pembersihan kawasan pantai.
Poin Kunci Aksi “Beyond The Waste” 2026:
- Restorasi Hijau: Penanaman 500 bibit mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir dari abrasi.
- Aksi Bersih: Pengangkutan sampah di sepanjang garis pantai Untia oleh 115 relawan.
- Kolaborasi Kreatif: Pendokumentasian visual kegiatan lewat sketsa langsung oleh Indonesia’s Sketcher Makassar.
- Dukungan Pemerintah: Keterlibatan aktif DLH Kota Makassar serta perangkat kecamatan dan kelurahan setempat.
Melalui momentum perayaan enam tahun perjalanannya, Rappo Indonesia berharap gerakan Beyond The Waste tidak mandek sebagai seremonial tahunan belaka.
Gerakan ini ditargetkan menjadi stimulus berkelanjutan yang mampu mengetuk kesadaran lebih banyak pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, lestari, sekaligus memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat luas. (*)












