Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Takalar Siap Akselerasi Program Koperasi Desa Merah Putih

AKSESPUBLIK.ID, TAKALAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menegaskan komitmennya untuk mempercepat implementasi Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Langkah ini diproyeksikan sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi desa sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, usai menghadiri Seminar Desa/Kelurahan Merah Putih di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Seminar yang mempertemukan para kepala daerah se-Sulawesi Selatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam arahannya, Menko Pangan Zulkifli Hasan menekankan bahwa Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar wadah usaha, melainkan instrumen vital penggerak ekonomi kerakyatan. Program ini dirancang untuk menciptakan lapangan kerja, melindungi petani dan nelayan, serta mempermudah penyaluran program-program strategis pemerintah.

“Tujuan kebijakan ini adalah menggerakkan ekonomi desa dan menciptakan lapangan kerja, sehingga masyarakat bisa berkembang dan bekerja di desanya sendiri,” tegas Zulkifli Hasan.

Ia menambahkan, keberhasilan program koperasi berbasis desa ini bakal menjadi penopang utama dalam mencapai target swasembada serta kedaulatan pangan nasional.

Menanggapi instruksi pemerintah pusat, Bupati Takalar Daeng Manye menyatakan kesiapan jajarannya untuk memacu eksekusi program dengan memaksimalkan potensi unggulan daerah, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan kelautan.

Menurut Daeng Manye, pengelolaan koperasi secara profesional akan memperpendek rantai distribusi, meningkatkan daya saing produk lokal, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas warga.

“Kami ingin seluruh desa dan kelurahan di Takalar memanfaatkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi lokal. Dengan begitu, hasil pertanian, perikanan, dan produk UMKM memiliki nilai jual lebih tinggi,” kata Daeng Manye, Kamis (6/8/2026).

Pemkab Takalar juga memastikan bakal memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Sulsel agar program nasional ini terimplementasi secara optimal hingga ke tingkat akar rumput.

Melalui integrasi Koperasi Desa Merah Putih, Pemkab Takalar optimistis dapat menciptakan pengungkit pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan dampak langsung pada peningkatan pendapatan petani, nelayan, dan pelaku UMKM secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *