Dukung Mitigasi Perubahan Iklim, Mahasiswa KKN-T Unhas Kembangkan Media Edukasi Pengelolaan Sampah di Sidrap

AKSESPUBLIK.ID, SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Hanns Seidel Stiftung meluncurkan program edukasi pengelolaan sampah di Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Program bertajuk “Pengembangan Media Edukasi sebagai Upaya Peningkatan Literasi Pengelolaan Sampah dalam Mendukung Mitigasi Perubahan Iklim” ini dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni pada 23 dan 28 Juli 2026. Kegiatan dipusatkan di dua titik strategis: SD Negeri 8 Pangsid dan Kantor Lurah Rijang Pittu.

Program ini digagas oleh Agusriady Ihksan, mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP Unhas. Langkah ini diambil guna merespons persoalan sampah lokal yang belum terkelola optimal, yang berkontribusi terhadap risiko lingkungan dan pemicu perubahan iklim.

Sebagai solusi edukatif, tim KKN-T menghadirkan media visual berupa 14 poster dan dua banner X. Materi edukasi dikemas secara ringkas dan menarik, mengusung pesan utama seperti “Perubahan Iklim Dimulai dari Sampah yang Kita Kelola” dan “Pilah Sampah Itu Mudah”.

Poster-poster tersebut dipasang di setiap ruang kelas SD Negeri 8 Pangsid serta area publik Kantor Kelurahan Rijang Pittu. Penyerahan media edukasi dilakukan secara simbolis kepada Kepala SD Negeri 8 Pangsid, H. Muhajis, serta Lurah Rijang Pittu, Hairuddin, S.A.B.

Apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri 8 Pangsid, H. Muhajis, menilai kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam menanamkan kepedulian lingkungan kepada generasi muda sejak dini.

Dukungan serupa disampaikan oleh Lurah Rijang Pittu, Hairuddin, S.A.B. Ia menekankan pentingnya intervensi edukasi di tengah tingginya populasi warga di wilayahnya.

“Harapan kami dari pemerintah Kelurahan Rijang Pittu, semoga dengan adanya sosialisasi dan media edukasi poster mengenai cara memilah sampah ini, masyarakat semakin sadar. Persoalan sampah di Rijang Pittu memang perlu ditanggulangi, mengingat jumlah masyarakat yang cukup banyak di kelurahan ini,” ujar Hairuddin.

Melalui penempatan media edukasi yang bersifat permanen ini, mahasiswa KKN-T Unhas berharap pesan-pesan lingkungan dapat menjadi pengingat visual harian.

Selain menumbuhkan budaya memilah sampah sejak usia sekolah, langkah ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif warga Rijang Pittu dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *