AKSESPUBLIK.ID, JENEPONTO — Tim Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melalui pelatihan penyusunan asesmen literasi dan numerasi terintegrasi dalam pembelajaran tematik. Kegiatan ini ditujukan bagi para guru di UPT SD Negeri 20 Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, pada Selasa (28/7/2026).
Program yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WITA tersebut merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat. Pelatihan ini diikuti dengan penuh antusias oleh para guru beserta Kepala UPT SD Negeri 20 Bangkala Barat.
Tim pengabdian UNM ini diketuai oleh Dr. Jafar, dengan anggota Prof. Mantasiah R dan Rizki Herdiani. Melalui program ini, tim bertugas memberikan pendampingan teknis dan peningkatan kompetensi guru dalam merancang instrumentasi asesmen yang relevan dengan pembelajaran tematik demi meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar di tingkat sekolah dasar.
Selama sesi pelatihan berlangsung, para peserta menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Momen diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif saat para guru mendalami implementasi penyusunan asesmen literasi dan numerasi untuk diaplikasikan langsung di kelas.
Kepala UPT SD Negeri 20 Bangkala Barat, Herlina, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan pengabdian tersebut. Menurutnya, materi yang dibawakan sangat dibutuhkan oleh tenaga pendidik saat ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru karena menambah wawasan dan pengetahuan kami dalam menyusun asesmen yang lebih berkualitas. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak guru yang memperoleh pendampingan dari para dosen Universitas Negeri Makassar,” ujar Herlina.
Melalui program PKM ini, tim pelaksana dari UNM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi secara berkelanjutan dalam dunia pendidikan. Sinergi antara perguruan tinggi dan pihak sekolah diharapkan dapat terus terjalin erat guna mendorong guru menghadirkan inovasi pembelajaran.
Langkah ini diyakini akan bermuara pada peningkatan kompetensi serta kemampuan literasi dan numerasi para peserta didik di Kabupaten Jeneponto.(*)






