Promosikan Wisata Local via Digital, Jajaran Diskominfo Takalar Boyong Staf Berburu Sunset di Paria Lau

AKSESPUBLIK.ID, TAKALAR — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Takalar, H. Suhardiyanto, S.STP., M.Si, memboyong para kepala bidang (kabid) beserta jajaran staf mengunjungi kawasan wisata Paria Lau di wilayah Takalar Lama, Kamis (9/7/2026) sore.

Kunjungan yang dilaksanakan usai jam kerja ini bertujuan untuk menikmati sekaligus mempromosikan keindahan panorama alam Paria Lau—salah satu destinasi favorit masyarakat setempat untuk berburu pemandangan matahari terbenam (sunset).

Dalam momentum tersebut, rombongan Diskominfo-SP memproduksi berbagai konten kreatif berupa foto, video sinematik, hingga vlog hiburan sebagai bagian dari langkah konkret mempromosikan potensi pariwisata daerah melalui ruang digital.

Kepala Bidang Humas, Informasi, dan Komunikasi Publik Diskominfo-SP Takalar, Andi Gunawan, mengungkapkan keindahan senja di Paria Lau memiliki daya tarik tersendiri.

“Paria Lau menawarkan pemandangan yang luar biasa indah. Menikmati sunset di sini terasa makin sempurna ditemani secangkir kopi hangat serta aneka camilan dari kafe dan kedai milik warga setempat,” ujar Andi Gunawan.

Ia menambahkan, bertumbuhnya kedai dan kafe di sekitar lokasi menjadi penanda positif bangkitnya aktivitas ekonomi warga seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.

Sementara itu, Kadis Kominfo-SP Takalar, H. Suhardiyanto, menegaskan bahwa Paria Lau memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Takalar jika terus dipromosikan secara masif.

“Keindahan sunset-nya adalah daya tarik yang layak dikenal lebih luas. Lewat konten digital yang kami buat, kami ingin mengenalkan pesona Takalar ke tingkat regional Sulawesi Selatan hingga nasional,” terang Suhardiyanto.

Ia juga berpesan kepada pengunjung dan pengelola setempat untuk senantiasa merawat kebersihan serta kenyamanan area wisata.

“Semakin banyak wisatawan yang berkunjung, makin besar pula dampak positifnya terhadap perekonomian pelaku UMKM dan pemilik usaha lokal. Mari kita jaga bersama aset wisata berharga ini,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *